Skoliosis sering kali mulai muncul saat anak memasuki masa pertumbuhan remaja. Namun menariknya, berbagai penelitian menunjukkan bahwa kondisi ini lebih banyak ditemukan pada remaja perempuan dibanding laki-laki.
Bahkan pada beberapa kasus, progres kelengkungan pada perempuan juga cenderung lebih cepat.
Hal inilah yang membuat banyak orang tua mulai bertanya:
apakah benar perempuan lebih rentan terkena skoliosis?
Jawabannya, ya! dan ada beberapa faktor yang diduga berperan di balik kondisi tersebut.
Kenapa Skoliosis Sering Muncul Saat Remaja?
Sebagian besar kasus scoliosis terjadi pada masa pertumbuhan cepat atau growth spurt, biasanya di usia 10–16 tahun.
Pada fase ini, tubuh mengalami perubahan yang sangat cepat, termasuk pada:
- pertumbuhan tulang belakang
- keseimbangan otot tubuh
- perubahan postur dan alignment
Jika terjadi ketidakseimbangan selama masa pertumbuhan tersebut, tulang belakang dapat mulai mengalami kelengkungan ke samping.
Mengapa Remaja Perempuan Lebih Rentan?
Secara medis, penyebab pasti scoliosis idiopatik memang belum diketahui sepenuhnya. Namun ada beberapa faktor yang diduga membuat perempuan lebih rentan mengalami progres scoliosis.
Salah satunya adalah pola pertumbuhan tubuh perempuan yang umumnya lebih cepat dalam periode tertentu dibanding laki-laki. Saat pertumbuhan berlangsung cepat, tulang belakang menjadi lebih rentan mengalami perubahan alignment.
Selain itu, faktor hormonal juga diduga berperan terhadap fleksibilitas ligamen dan kestabilan tubuh selama masa pubertas.
Inilah kenapa pada banyak kasus, skoliosis pada perempuan perlu dipantau lebih ketat selama masa pertumbuhan.
Gejala Awal yang Sering Tidak Disadari
Yang sering membuat scoliosis terlambat diketahui adalah karena pada tahap awal biasanya tidak menimbulkan nyeri.
Perubahan justru lebih terlihat dari postur tubuh, seperti:
- bahu tidak sejajar
- pinggang terlihat tidak simetris
- tubuh sedikit miring ke satu sisi
- salah satu tulang belikat tampak lebih menonjol
Karena perubahan ini terjadi perlahan, banyak orang tua baru menyadarinya setelah postur terlihat semakin jelas.
Kenapa Deteksi Dini Itu Penting?
Pada masa pertumbuhan, kondisi tulang belakang masih sangat aktif berubah.
Artinya, jika scoliosis dikenali lebih awal, kondisi masih memiliki peluang lebih baik untuk dipantau dan ditangani secara terarah sebelum berkembang lebih jauh.
Sebaliknya, jika terlambat diketahui, risiko progres kelengkungan dapat meningkat seiring pertumbuhan anak.
Apakah Scoliosis pada Remaja Bisa Ditangani Tanpa Operasi?
Pada banyak kasus ringan hingga sedang, pendekatan non-operatif masih menjadi pilihan utama.
Penanganan biasanya difokuskan untuk membantu:
- menjaga keseimbangan postur tubuh
- mengontrol progres kelengkungan
- meningkatkan stabilitas dan fleksibilitas tubuh
Karena setiap kondisi berbeda, program terapi sebaiknya disesuaikan dengan hasil evaluasi masing-masing pasien.
Pendekatan di Vlife Medical
Di Vlife Medical, penanganan scoliosis dimulai dari evaluasi menyeluruh oleh dokter.
Dokter akan melakukan analisa postur dan struktur tulang belakang untuk membantu memahami kondisi secara lebih akurat. Jika diperlukan, pemeriksaan seperti Full Spine X-Ray dilakukan untuk melihat alignment dan derajat kelengkungan secara lebih detail.
Dari hasil evaluasi tersebut, dokter akan menyusun treatment plan yang personalized sesuai kondisi pasien.
Pendekatan terapi dapat mencakup Spine Correction, latihan korektif scoliosis, hingga fisioterapi sebagai pendukung untuk membantu menjaga fleksibilitas dan keseimbangan tubuh selama masa pertumbuhan.
Jangan Tunggu Sampai Postur Semakin Berubah
Scoliosis sering berkembang perlahan tanpa disadari.
Karena itu, perubahan kecil pada postur tubuh remaja perempuan sebaiknya tidak dianggap sepele, terutama jika mulai terlihat bahu tidak sejajar atau tubuh tampak miring.
Semakin cepat dilakukan evaluasi, semakin besar peluang untuk membantu menjaga kondisi tetap stabil selama masa pertumbuhan.
Kirim pesan ke 081523653004 dan dapatkan evaluasi postur secara profesional.
Perlu Evaluasi Postur & Tulang Belakang? Vlife Medical Siap Membantu
Lakukan Posture & Spine Evaluation untuk mengetahui kondisi tulang belakang secara lebih menyeluruh.
Vlife Medical hadir di beberapa lokasi strategis di Jakarta, Tangerang & Surabaya:
- Vlife Medical PIK Avenue Mall, 6th Floor, No. C-1, Jakarta Utara
- Vlife Medical Pondok Indah Mall 1, 2nd Floor, 230-231B, Jakarta Selatan
- Vlife Medical Emporium Pluit Mall, 1st Floor, Unit 1-51 & 1-52, Jakarta Utara
- Vlife Medical Kelapa Gading Mall 2, Gading Walk Arcade, Jakarta Utara
- Vlife Medical Bintaro Xchange Mall 2, UG Floor, Unit S-32A, Tangerang
- Vlife Medical Galaxy Mall 3, 3rd Floor, Mulyorejo, Surabaya
- Vlife Medical Pakuwon Mall, 1st Floor, Surabaya






