Ketika seseorang mengetahui dirinya mengalami skoliosis, salah satu pertanyaan yang sering muncul adalah, “Apakah skoliosis bisa diperbaiki tanpa operasi?” Banyak pasien kemudian mencari latihan khusus untuk skoliosis, salah satunya Metode Schroth.
Metode Schroth merupakan pendekatan latihan fisioterapi khusus yang disesuaikan dengan pola kelengkungan dan kondisi tubuh pasien. Berbeda dari olahraga umum, latihan ini berfokus pada kesadaran postur, kontrol tubuh, dan pola pernapasan tertentu.
Namun, skoliosis tidak sama pada setiap orang. Bentuk lengkungan, usia, tahap pertumbuhan, gejala, serta kebutuhan penanganan dapat berbeda. Karena itu, hasil terapi tidak hanya bergantung pada satu metode latihan, tetapi juga pada evaluasi dan rencana penanganan yang sesuai.
Daftar Isi
- Apa itu Metode Schroth?
- Bagaimana cara kerja Metode Schroth?
- Apa yang diketahui tentang hasil terapinya?
- Siapa yang dapat mempertimbangkan latihan Schroth?
- Apakah latihan cukup untuk menangani skoliosis?
- Pendekatan di Vlife Scoliosis Centre
- Kapan sebaiknya melakukan pemeriksaan?
Apa Itu Metode Schroth?

Metode Schroth adalah pendekatan latihan khusus untuk skoliosis yang bertujuan membantu pasien mengenali dan mengontrol posisi tubuh. Skoliosis dapat melibatkan kelengkungan ke samping sekaligus rotasi tulang belakang, sehingga penilaian dan latihan tidak hanya berfokus pada satu sisi tubuh.
Metode ini menggunakan pendekatan koreksi tiga dimensi. Latihan dapat mencakup kesadaran terhadap posisi tubuh, penyesuaian postur, pola pernapasan tertentu, serta latihan kontrol otot dan gerak. Program disesuaikan dengan pola lengkungan dan kondisi pasien, bukan menggunakan satu rangkaian gerakan yang sama untuk semua orang.
Untuk informasi lebih lanjut tentang
skoliosis dan pilihan terapi yang dapat dibahas
, Anda dapat membaca artikel terkait di Vlife Medical.
Bagaimana Cara Kerja Metode Schroth?
Dalam latihan Schroth, pasien belajar memahami posisi tubuh dan berlatih mempertahankan koreksi postur tertentu. Latihan umumnya dipandu oleh profesional yang memahami latihan khusus skoliosis.
Meningkatkan kesadaran postur
Sebagian pasien mungkin tidak menyadari bahwa bahu, panggul, atau distribusi berat badannya cenderung tidak seimbang. Latihan dapat membantu pasien mengenali posisi tubuh dan melatih kontrol postur saat berdiri, duduk, atau melakukan aktivitas tertentu.
Melatih pola pernapasan
Salah satu komponen yang sering digunakan dalam Metode Schroth adalah latihan pernapasan yang diarahkan sesuai posisi tubuh. Latihan ini membantu pasien memperhatikan gerak tulang rusuk dan koordinasi pernapasan selama mempertahankan postur.
Melatih kontrol gerak
Pasien berlatih melakukan koreksi tubuh dan mempertahankan posisi tertentu selama gerakan. Bentuk dan tingkat kesulitannya disesuaikan dengan kondisi pasien. Karena itu, sebaiknya latihan dilakukan setelah pola skoliosis dan kemampuan gerak dievaluasi, bukan hanya meniru latihan umum dari internet.
Apa yang Diketahui tentang Hasil Terapinya?
Metode Schroth dapat menjadi salah satu pilihan latihan khusus dalam pengelolaan skoliosis, tetapi hasilnya berbeda pada setiap pasien. Sebuah tinjauan sistematis dan kritis yang diterbitkan pada 2024 menyimpulkan bahwa bukti mendukung keamanan penggunaan metode ini pada skoliosis idiopatik remaja dan menunjukkan kemungkinan perbaikan kecil pada rotasi batang tubuh. Namun, bukti untuk sejumlah hasil penting—termasuk perubahan sudut Cobb, kualitas hidup, dan kemampuan mencegah atau menunda operasi—masih belum memadai.
Karena itu, Metode Schroth tidak sebaiknya dipromosikan sebagai cara yang pasti menyembuhkan skoliosis, meluruskan tulang belakang, atau menghindari operasi. Terapi dapat menjadi bagian dari program konservatif setelah dokter atau profesional terkait menilai kondisi pasien.
Pada anak dan remaja yang masih tumbuh, pemantauan perkembangan lengkungan tetap dapat diperlukan. Untuk mengetahui bagaimana usia, perkembangan lengkungan, dan pilihan penanganan dipertimbangkan, baca
panduan Scoliosis Research Society tentang diagnosis dan penanganan skoliosis
.
Siapa yang Dapat Mempertimbangkan Latihan Schroth?

Latihan khusus skoliosis dapat dibahas dengan tenaga medis atau fisioterapis yang memahami kondisi pasien. Penilaiannya dapat mempertimbangkan:
- Pola dan besar lengkungan.
- Usia serta tahap pertumbuhan.
- Perubahan kondisi dari waktu ke waktu.
- Postur, mobilitas, dan kontrol gerak.
- Keluhan yang dialami dan dampaknya terhadap aktivitas.
- Apakah pasien juga memerlukan pemantauan, brace, atau penanganan lain.
Latihan yang sesuai untuk satu pasien belum tentu sesuai untuk pasien lain. Jika muncul nyeri atau gejala baru selama latihan, pasien sebaiknya menghentikan atau menyesuaikan gerakan dan meminta saran profesional.
Apakah Latihan Cukup untuk Menangani Skoliosis?
Tidak selalu. Penanganan skoliosis dapat melibatkan pemantauan, latihan, brace, atau konsultasi mengenai tindakan lain, tergantung pada usia, perkembangan lengkungan, dan kondisi pasien.
Scoliosis Research Society menjelaskan bahwa pemantauan dapat dianjurkan untuk lengkungan tertentu, brace dapat dipertimbangkan bagi sebagian pasien yang masih tumbuh, dan operasi dapat dibahas untuk lengkungan besar atau yang berisiko terus memburuk. Pilihan tersebut ditentukan berdasarkan evaluasi, bukan hanya karena seseorang memiliki diagnosis skoliosis.
Untuk memahami pilihan penanganan menurut kelompok usia, Anda juga dapat membaca
informasi NHS tentang perawatan skoliosis pada anak
.
Pendekatan di Vlife Scoliosis Centre
Di Vlife Scoliosis Centre, proses dimulai dengan Scoliosis Screening & Consultation untuk membahas kondisi tulang belakang, postur, keseimbangan tubuh, dan kebutuhan pasien. Pemeriksaan lanjutan atau pencitraan dapat dipertimbangkan sesuai kebutuhan klinis.
Program yang ditawarkan Vlife Medical mencakup Scoliosis Exercise Program by Physiotherapist. Informasi layanan Vlife menyebutkan beberapa pendekatan latihan, termasuk Active Spine Retraining, Horizontal Spine Traction, dan Active Stretching. Kesesuaian setiap metode perlu dibahas berdasarkan hasil evaluasi; keberadaan suatu metode dalam program tidak berarti metode tersebut tepat untuk semua pasien atau menjamin hasil tertentu.
Untuk mengetahui informasi layanan, kunjungi
halaman Scoliosis Screening di Vlife Scoliosis Centre
.
Kapan Sebaiknya Melakukan Pemeriksaan?
Pertimbangkan pemeriksaan jika terdapat tanda seperti:
- Bahu terlihat tidak sejajar.
- Salah satu sisi pinggang tampak lebih tinggi.
- Tubuh terlihat miring saat berdiri.
- Punggung tampak tidak simetris.
- Ada perubahan postur pada anak atau remaja selama masa pertumbuhan.
- Nyeri atau keterbatasan gerak mengganggu aktivitas.
Tanda-tanda tersebut tidak cukup untuk memastikan diagnosis skoliosis. Pemeriksaan tenaga medis dapat membantu menentukan apakah perubahan postur berkaitan dengan skoliosis dan apakah pemantauan atau penanganan lebih lanjut diperlukan.
Perlu Konsultasi Skoliosis?
Lakukan Scoliosis Screening & Consultation di Vlife Scoliosis Centre untuk membahas kondisi tulang belakang dan kemungkinan langkah berikutnya.
Vlife Scoliosis Centre tersedia di:
- Vlife Medical PIK Avenue Mall, Jakarta Utara.
- Vlife Medical Pondok Indah Mall 1, Jakarta Selatan.
- Vlife Medical Kelapa Gading Mall 2, Jakarta Utara.
- Vlife Medical AEON Mall BSD City, Tangerang.
Evaluasi menyeluruh dapat membantu pasien memahami kondisi skoliosis dan membahas pilihan yang sesuai dengan kebutuhan tubuh. Program latihan, pemantauan, brace, atau pilihan lain sebaiknya ditentukan bersama tenaga medis berdasarkan hasil pemeriksaan.





