Di era digital, sulit rasanya memisahkan anak dari gadget. Belajar online, menonton video, bermain game, semuanya membuat anak lebih sering menunduk dalam waktu lama. Awalnya terlihat biasa saja. Namun lama-kelamaan, postur tubuh anak mulai berubah: punggung terlihat membulat, bahu condong ke depan, dan kepala semakin maju.
Jika dibiarkan, kebiasaan ini bisa memicu kyphosis, yaitu kelengkungan berlebihan pada tulang belakang bagian atas.
Apa Itu Kyphosis?
Kyphosis adalah kondisi ketika tulang belakang bagian torakal (punggung atas) melengkung lebih dari normal sehingga postur terlihat membungkuk. Secara alami, tulang belakang memang memiliki lengkungan, tetapi jika sudutnya terlalu besar, maka dapat mengganggu keseimbangan tubuh.
Pada anak dan remaja, kyphosis sering berkaitan dengan:
- Kebiasaan menunduk terlalu lama
- Postur duduk yang buruk
- Otot punggung yang lemah
- Pertumbuhan tulang yang tidak seimbang
Tanda-Tanda Awal Kyphosis pada Anak
Orang tua perlu memperhatikan beberapa ciri berikut:
- Punggung terlihat lebih membulat saat berdiri
- Bahu condong ke depan
- Kepala tampak maju (forward head posture)
- Anak cepat lelah saat duduk lama
- Mengeluh pegal di punggung atas atau leher
Pada tahap awal, kyphosis postural masih bisa diperbaiki dengan pendekatan yang tepat. Namun jika dibiarkan, kelengkungan bisa semakin menetap.
Mengapa Gadget Bisa Memperburuk Postur?
Saat anak menunduk, beban kepala yang sebenarnya sekitar 4–5 kg menjadi terasa jauh lebih berat bagi tulang belakang. Semakin besar sudut menunduk, semakin besar pula tekanan pada leher dan punggung atas.
Jika kebiasaan ini berlangsung setiap hari tanpa koreksi postur atau latihan penguatan otot, maka struktur tulang belakang dapat beradaptasi dalam posisi yang salah.
Apakah Kyphosis Bisa Diperbaiki?
Jawabannya tergantung pada penyebab dan tingkat keparahannya. Pada kyphosis akibat kebiasaan postural, perbaikan masih sangat mungkin dilakukan, terutama jika ditangani sejak dini. Pendekatan biasanya meliputi:
1️⃣ Evaluasi Postur dan Struktur Tulang Belakang
Pemeriksaan untuk mengetahui derajat kelengkungan dan kondisi pertumbuhan tulang.
2️⃣ Spine Correction yang Lembut
Teknik koreksi yang dilakukan secara aman dan terukur untuk membantu mengoptimalkan alignment tulang belakang.
3️⃣ Latihan Rehabilitasi & Penguatan Otot
Latihan khusus untuk memperkuat otot punggung dan inti tubuh agar postur lebih stabil.
4️⃣ Edukasi Postur Sehari-hari
Pengaturan posisi duduk, tinggi meja belajar, dan durasi penggunaan gadget.
Semakin cepat dilakukan, semakin besar peluang perbaikan yang optimal.
Peran Orang Tua Sangat Penting
Kyphosis pada anak sering berkembang perlahan dan tanpa rasa sakit yang signifikan di awal. Karena itu, deteksi dini oleh orang tua sangat penting.
Mengajarkan kebiasaan duduk yang benar, membatasi durasi gadget, serta memastikan anak aktif bergerak adalah langkah awal yang sederhana namun berdampak besar.
Pendekatan Terintegrasi di Vlife Medical
Sebagai klinik Spine Care, Vlife Medical menangani gangguan postur dan kelengkungan tulang belakang anak melalui pendekatan non-operatif yang terstruktur.
Setiap anak menjalani evaluasi dokter terlebih dahulu untuk menilai kondisi tulang belakang dan posturnya. Bila diperlukan, dilakukan analisa lebih lanjut untuk menentukan program terapi yang sesuai.
Penanganan dapat meliputi Spine Correction yang lembut, latihan rehabilitatif terarah, serta edukasi postur untuk mendukung pertumbuhan tulang yang lebih seimbang, tanpa operasi dan tanpa obat.
Butuh panduan terapi yang tepat? Tim kami siap membantu di WA 081523653004.
Jangan Tunggu Sampai Postur Semakin Membungkuk
Jika Anda melihat perubahan postur pada anak, terutama akibat kebiasaan menunduk bermain gadget, sebaiknya lakukan evaluasi sejak dini. Dengan pendekatan yang tepat, postur dapat diperbaiki dan risiko jangka panjang dapat diminimalkan.
Menjaga tulang belakang anak tetap sehat adalah investasi untuk masa depan mereka.





