Pilihan Terapi untuk Menangani Kelainan Tulang Belakang
Kelainan tulang belakang tidak selalu langsung terlihat dari luar. Pada banyak orang, keluhan diawali rasa pegal di punggung, nyeri pinggang, atau cepat lelah saat berdiri
Online
Kelainan tulang belakang tidak selalu langsung terlihat dari luar. Pada banyak orang, keluhan diawali rasa pegal di punggung, nyeri pinggang, atau cepat lelah saat berdiri

Nyeri tulang belakang, terutama di leher dan punggung bawah, merupakan salah satu keluhan muskuloskeletal paling sering ditemui di layanan kesehatan modern. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mencatat bahwa nyeri punggung bawah menjadi penyebab utama keterbatasan aktivitas

Skoliosis sedang ditandai dengan kelengkungan tulang belakang 20 hingga 40 derajat pada pengukuran Cobb angle, di mana perubahan postur seperti bahu tidak sejajar atau pinggul miring sudah terlihat jelas. Pada tahap ini, pasien sering mengeluh

Skoliosis ringan adalah kondisi kelengkungan tulang belakang menyamping dengan derajat sekitar 10 hingga 20 derajat pada pengukuran Cobb angle, yang sering kali belum terlihat jelas dari luar. Kondisi ini umum ditemukan pada anak sekolah dan

Scoliosis adalah kelainan tulang belakang ketika tulang belakang melengkung menyamping dan berputar sehingga tampak seperti huruf S atau C saat dilihat dari belakang. Kondisi ini dapat dialami anak, remaja, maupun dewasa, dan bila dibiarkan tanpa

Scoliosis adalah kelengkungan tulang belakang menyamping yang disertai rotasi, sehingga tulang belakang tampak membentuk huruf C atau S ketika dilihat dari belakang. Kondisi ini umumnya mulai terdeteksi pada usia remaja, tetapi dapat juga dialami orang

Nyeri punggung bawah menjadi masalah kesehatan utama di seluruh dunia, dengan WHO mencatat 619 juta orang terdampak pada 2020, dan angka ini diprediksi naik menjadi 843 juta pada 2050. Di Indonesia, prevalensi nyeri punggung bawah

Kebiasaan postur jelek sering kali terjadi tanpa disadari, terutama di era kerja dari rumah dan penggunaan gadget yang intens. Postur yang salah ini memberi tekanan berlebih pada tulang belakang, leher, dan otot pendukungnya, sehingga memicu

Mengemudi sehari-hari tampak biasa, tapi postur tubuh yang salah bisa jadi musuh diam-diam bagi kesehatan tulang belakang. Banyak pengemudi merasakan pegal linu di punggung bawah, leher tegang, atau bahu kaku setelah perjalanan panjang, tanpa sadar

Tulang belakang adalah pondasi utama tubuh yang menyangga berat kepala hingga pinggul, sekaligus melindungi sumsum tulang belakang sebagai pusat sistem saraf. Sayangnya, banyak orang mengabaikan kesehatan bagian ini hingga nyeri punggung bawah muncul dan mengganggu

Skoliosis sering muncul tanpa gejala mencolok, terutama pada anak dan remaja, membuat banyak orang tua terkejut saat menemukannya melalui pemeriksaan rutin sekolah. Kondisi ini ditandai dengan lengkungan tulang belakang ke samping membentuk pola “S” atau

Skoliosis merupakan kelainan tulang belakang yang membuat tulang melengkung ke samping seperti huruf “S” atau “C”. Kondisi ini sering tidak terlihat pada tahap awal, tapi saat sudah berat, bisa mengganggu postur tubuh, pernapasan, hingga aktivitas

Scoliosis berat sering kali dimulai dari kelengkungan tulang belakang yang tampak sepele, tapi bisa berkembang menjadi masalah serius yang mengganggu organ vital seperti jantung dan paru-paru. Kondisi ini bukan hanya soal postur tubuh tidak sejajar,